Jumat, 10 Juni 2011

Apa Saja yang dinilai terhadap Keluarga Sakinah

Banyak paktor penilaian sebagai pemenang Kwluarga Sakinak sebab masing masing team mempunyai standar yang berbeda namun semua perbedaan tadi adalah di benarkan oleh Pemerintah sebab melihat penilaian beberapa daerah yang berbeda, berbeda pula orang serta cara memberikan penilaian
XONTOH : I
KENILAIAN KELUARFA SAKINAH YANG FOKUSKAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL TANG SALAH MENURUT Prof. Anang Surikhman
Dalam penilaian Keluarga sakinah Pegawai Negeri sebenarnya tidak memberikan dorongan kepada masyarakat untuk mendongkrak mutu Penilaian Keluarga sakinah itu sebab boleh dikatakan pegawai Negeri tersebut mempunyai peng hasilan tetap.
A adalah seorang pegawai negeri yang telah bekerja 30 tahun masa kerja dengan penghasilan perbulan Rp.4.500.000,- dan Ibu rumah tangga seorang guru penghasilan menurut Gaji tetap Rp.6.000.000,- di tanbah dengan Tunjangan Akreditas Rp. 30.000.000,- di tambah uang makan serta uang transport Rp. 900.000,- Kemudian mempunyai pengjasilan luar Rp.1.500.000,- Mempunyai tanggungan sebanyak 5 Orang dan telah menamatkan semua anak menjadi Sarjana Lengkap di 5 Bidang serta mempunyai 1 buah rumah sederhana, mayoritas isi keluarga menjalankan Ibadah, turut menjalankan kegiatan sosial mulai tingkat RT sampai tingkat Provinsi. kemudian menjalankan tes oleh team kemudian berhasil menjawab dengan benar dan keluar sebagai pemenang. PENILAIAN SEPERTI INI ADALAH SALAH BESAR karena keluarga ini dianggap mampu dalam bidang ekonomi.
KENILAIAN KELUARFA SAJINAH YANG FOKUSKAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG BENAR Menurut Prof. Anang Surikhman.
A Seorang Pegawai Negeri Berpenghasilan sebulan Ep.2.100.000,- Ditambah dengan pengjadilan Uang transport dan uang makan Rp. 900.000,- kemudian bekerja srbagai pemulung atau kerja lain yang menghasilkan uang Rp.800.000,-Mempunyai anak 2 orang, mempunyai rumah kredit belum lunas serta mempunyai hutang yang banyak akibat kebutuhan srkolah anak namun dalam makan sederhana tapi cukup anak beliau mencapai Perguruan tinggi dan 6 Tahun lagi Hampir mencapai Masa Pensiun dalam Peribadayan dilaksanakan sesuai dengan kemampuan dan masuk diakal di sekeliling tetangga tidak ada perselisihan apa lagi di kantor INI LAH PEMENANG KELUARGA SAKINAH
CONTOH II :
TUKANG BANGUNAN
A Seorang tukang yang bekerja di bangunan penghasilan Rp.50.000,-/hari terkadang lebih satu minggy tidak bekerja di sebabkan pekerjaan tidak ada gajian setiap hari sabtu sekitar Rp.300.000,- mengontrak rumah serta bayar listrik mempunyai anak 2 Orang Sekolah Diperguruan Tinggi Semester I Usia Tukang tersebut 48 Tahun dalam ikut andil dalam Pembangunan Masjid, Surau, Langgar Beribadah Taat salam masyarakat tidak mempunyai perselisihan. ORANG SEPERTI INI YANG MENDAPAT JUARA DALAM PEMILIHAN KELUARGA SAKINAH.
NELAYAN
Mempunyai Perahu atau sampan sudaj berumur 11 tahun tapi masih bisa melaut di srsuaikan dengan medan yang di tempuh mempunyai penghasilan rata-rata 1 tahun Rp.7.200.000,- kemudian mempunyai anak 2 Orang mengontrak rumah serta bayar listrik mempunyai anak 2 Orang Sekolah Diperguruan Tinggi Semester I Usia Nelayan tersebut 48 Tahun dalam ikut andil dalam Pembangunan Masjid, Surau, Langgar Beribadah Taat Dalam masyarakat tidak mempunyai perselisihan. ORANG SEPERTI INI YANG MENDAPAT JUARA DALAM PEMILIHAN KELUARGA SAKINAH.
KALAU DI LUAR INI BAGAI MANA TANYA MAHASISWA
YA.. TERSERAH SAMA TEAM ITU KARENA DALAM KEPUTUSAN DITULISKAN HASIL KEPUTUSAN INI TIDAK DAPAT DIGUGAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar