Kamis, 02 Juni 2011

Bincang Santai Menjelang Sore

' Pak Anang Surikhman yang berbahagia apa kabar sekarang ?
" Baik dan selalu memperbaiki yang jelek menjadi lebih baik sebab kata Mubalig Siapa lagi yang dapat merubah nasipmu melainkan dirimu sendiri
' perbincangan hari ini tentang Bantuan Luar Negeri terhadap Madrasah Mulai Tingkat Madrasah 'Ibtidaiyah yang sederajad dengan Sekolah Dasar, Madrsah Tsanawiyah yang sederajad dengan Sekolah Lanjutan Pertama dan Madrasah 'Aliyah bagai mana bapak memandang hal seperti ini ?
" Bagus karena selama ini pun juga kita di bantu oleh Orang tua murid untuk kelancaran pelaksanaan atau oprasional sekolah dan hal itu wajar saja terjadi sebab jika kita mengharapkan dana dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah mana mungkin kita dapat mengejar ketinggalan teknologi yang serba modren ini. Menurut saya Jangankan Sekolah Agama se Indonesia bahkan Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta lainnya juga mendapat bantuan yang sama hanya saja perbandingan bantuan tersebut cukup menyolok alias tidak merata di sebabkan banyak sekali di tumpangi kepentingan Politik perorangan bahkan kepetingan Pemerintahan di saat itu.
' Bagai mana bapak sampai sebegitu jauh menilai perbedaan antara apa dan apa ?
" Jelas sangan berbeda contohnya pada tahun 2005 Madrasah tingkat 'Ibtidaiyah tidak dapat menerima bantuan peralatan Komputer Misalnya sedangkan Madrasah Tsanawiyah mendapat batuan hanya beberapa Sekolah saja dalam satu kabupaten, Labor bahasa Misalnya juga mengalami nasip yang sama bahkan saat sekarang ini banyak sekali peralatan labor bahasa sudah tidak dapat di pakai lagi akibat rusak yang sangat berat, karena kualitas barang barang tersebut tidaklah memadai barang kali dapat kita sebut dengan kualitas nomor tiga sebab hanya 6 bulan saja peralatan tersebut sudah mulai rusak satu demi satu hingga tahun berikutnya tidak satupun yang bisa terpakai lagi dalam catatan saya dapat di gambarkan dari 2785 unite yang bisa di pakai hanya 50 Unite masih bisa di pakai karena pembelian peralatan memang benar di laksakaan sesuai dengan standar Internasional dapat di perjelas bahwa ketika tender dan serah terima barang sudah sesuai dengan kepetingan sekolah tersebut.
' Manurut bapak Siapakah yang dapat di persalahkan dalam kasus seperti ini ?
" Kita tidak boleh mencari siapa yang bersalah akan tetapi yang penting saat ini adalah Pemegang komitmen dan bendahara harus selektip menentukan barang yang berkualitas terbaik bukan mencari untung yang banyak peralatan hanya Eman bulan bisa di pakai ya sudahlah.
' Kenapa bapak berani mengeluarkan komiymen seperti ini ?
" Saya punya barang bukti dan kita bisa periksa seluruh perangkat yang di beli oleh masing-masing satker, saya berani mengeluarkan argumentasi ketika barang nyampe di tempat kemudian saya cek 3/4 dari jumlah unite yang di beli melalui tender dan meneliti peralatan yang tidak menggunakan tender alias kepentingan Pribadi orang perorangan di masing-masing satker.
' Bagai mana mempertanggung Jawabkan Dana Bantuan Pembelian peralatan yang akan keluar ini pak.
" Menurut saya seperti yang saya sampaikan ketika Bantuan Luar Negeri peralatan Medis di seluruh Indonesia beberapa Jam yang lalu " Tidak perlu di bantu dengan uang pembeli peralatan akan tetapi pemberi bantuan itu langsung membelikan peralatan yang baru dengan standar Internasional dan di kirim langsung ke Daerah oleh pemberi bantuan untuk menghindari Penjualan peralatan batuan yang ditumpukan pada Instansi tertinggi kemudian Instansi tersebut mengirim kepada satuan unit kerja di bawahnya dan kemudian dikirim lagi ke sub unit dibawahnya lagi dengan alasan sebagai ongkos kirim.
' Apakah hal yang bapak sebutkan bisa terlaksana ?
" Bisa tewrlaksana jika manusianya melaksanakan sesuai dengan aturan kita boleh berkata saaya terlalu ektim dalam penanganan Bantuan akan tetapi yang penting adalah pelaksana lapangan penuh dedikasi tinggi dan sanggup melaksanakan aturan ini
' Apakah dengan demikian koripsi akan hilang di permukaan bumi ini ?
" Korupsi memang tidak mudah untuk menghilangkan akan tetapi jika ada yang melanggar udah tanpa diadili tembak ditempat saja habis perkara dan yang menembak dapat penghargaan kenaikan pangkat dan kelipatan gaji
' Apakah di Indonesia mampu melaksanakan ini pak ?
" Jangan tanya saya karena prinsip kenegaraan itu bukan urusan saya akan tetapi jika saya boleh saran kepada kita semua termasuk para Hakim ketua bertindaklah sesuai dengan fakta yang di dapat dari berbagai sumber kemudian bandingkan Keterangan saksi langsung dan saksi tidak langsung sebab kebanyakan saksi tidak langsung dan barang bukti tidak akan pernah terungkap kecuali saksi korban seperti yang saya praktekkan kepada mahasiswa.
' Kenapa bapak lebih mempercayai keterangan mahasiswa atau orang tidak langsung seperti bapak kemukakan ?
sebab barang bukti kebanyakan sudah dimusnahkan oleh tersaangka hanya kita dapat keterangan saksi seperti contoh pembelian Komputer yang di lengkapi dengan server serta program yang telah di buat, dalam spite dinyatakan tipe merek dan seri akan tetapi ketika barang yang di beli tidak sama dengan spite di maksud perubahan tersebut di sebabkan ada beberapa factor
a. Disebabkan barang yang tertera dalam spite sudah tidak sesuai harganya ketika Rencana Daftar Inventaris Pelaksanaan Anggaran, untuk kita ketahui Anggaran Belanja sudah di buat Tahun 2010 untuk Daftar Inventaris Pelaksanaan Anggaran tahun 2011
b. Kepetingan Orang perorangan dalam mengambil kebijakan
c. Ketika Rencana Daftar Inventaris Pelaksanaan Anggaran tahun berikutnya tidak pernah di tinjau sehingga menyulitkan seorang perencana kegiatan tersebut mengkakulasikan anggaran.
d. Pencoretan Daftar Inventaris Pelaksanaan Anggaran oleh fihak Perencanaan Anggaran di sebabkan tidak mengertinya apa tugas dan fungsi seorang perencana yang tangguh.
e. Banyaknya Rivisi Daftar Inventaris Pelaksanaan Anggaran.
' Dari keterangan bapak diatas manakah yang paling banyak terjadi secara nasional ?
" Hampir 85% Tidak faham atas kenaikan barang serta lonjakan Infansi tahun berjalan dan memprediksi tahun yang akan datang.
' Menurut bapak apa langkah langkah untuk meng antisipasi hal demikian ?
" Kita kembali lagi kemanusianya sebab apapun alasanya tetap propesionalisme seorang perencana yang di tuntut serta pelaksanaan anggaran di maksud.
' Oke lah terima kasih banyak atas penjelasan bapak Semoga pelaksana atau orang pekerja di Pemerintahan mendengarkan dan melihat secara langsung wawancara ini dapat melaksanakan tugas sesuai dengan apa yang mereka rencanakan dan bahan-bahan yang di beli dapat di pergunakan lebih dari target sampai jumpa
salam untuk semua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar